Hari minggu ini saya isi dengan bermain Travian dan membetulkan beberapa konfigurasi komputer Windows setelah beberapa hari kemarin dihantam oleh virus Conflicker yang membuat setiap flashdisk yang ditancapkan pada komputer yang terinfeksi akan membuat folder yang bernama Recycler yang mengandung virus.
Membaca beberapa blog yang mengetengahkan informasi teknologi, saya mendapati sebuah program yang cukup membuat saya ingin mencicipi dan mengetahui bagaimana program ini akan bekerja. Sebenarnya ini bukan sebuah program, lebih tepatnya sebuah sistem operasi yaitu Ubuntu yang dibuat menjadi sebuah program portable yang dapat dijalankan di Windows.
Di Windows, Ubuntu portable ini akan dikenali sebagai sebuah program dan dijalankan melalui command prompt dengan mengeksekusi file run_portable_ubuntu yang merupakan file dengan ekstensi .bat yang kemudian di command prompt akan menampilkan proses seperti ketika kita melakukan booting live CD Ubuntu.
Karena saya memakai Leopard, maka Windows saya jalankan menggunakan program virtualisasi dan kemudian menjalankan Ubuntu portable di atas Windows yang divirtualisasi dari Leopard dengan menggunakan VMWare, maka hadirlah Ubuntu di dalam Windows di dalam Leopard
Tiada hal teknis dalam hal ini, hanya saja lucu melihat bagaimana 3 sistem operasi dapat dijalankan bersama-sama secara bertingkat di dalam masing-masing sistem operasi yang lain.

ada efek ke kecepatan eksekusi gak? ya kl PCnya udah bagus sih ya bagus aja yak kekeke~
haha, keren juga tuh. kalo via Wubi bisa juga kan yah? *e bener ga sih namanya wubi
masih bisa diterima ngga waktu eksekusinya? btw sekarang udah pake leo beneran yah?
whehehe..
di ubuntu pasang algi vbox.. trus masukin virtual lagi bisa ngga ya.. whehee
pemerkosaan yg dasiat
wah kapan2 aku konsultasi masalah iki mas
mantab dhuz
gmana caranya itu?
berapa share memory masing-masing host
di spek gmana installnya bro?
hehehe