❊ Rob di 462 Tahun Semarang
  •   ☼  May 2nd, 2009

rob
Ketika sedang enak-enak ndekem di rumah dan berhaha-hihi dengan teman melalui Adium, saya mendapati kalau telah terjadi hal-hal yang diluar kebiasaan pada jalan di depan rumah. Jika pada biasanya air mengalir dari jalan ke selokan, sekarang ini air mengalir dari selokan ke jalan. Sebuah hal yang telah menerobos batas-batas kewajaran tatanan geografis.

Rob telah datang… ya… rob itu akhirnya telah datang di depan rumah…

Ini kali pertama saya mendapati kenaikan air laut sampai di depan rumah saya setelah sebelumnya hanya menggenangi sebagian kecil saja kawasan tempat tinggal saya. Sebuah hadiah istimewa untuk hari jadi kota Semarang tercinta yang ke 462.

Usia yang seharusnya telah dewasa untuk membuat rob tidak lagi menggenangi kota ini, namun juga bisa berarti umur yang sudah terlalu renta untuk mau menjadi lebih baik.

12 Comments
jiban says :

mo gimanalagi namanya juga daerah pesisir…hehhehe
sapa tau 50 tahun kedepan daerah rob bisa digunakan tempat wisata

dp says :

Ini daerah mana, Dhouz? Ada pengaruhnya terhadap kualitas air non pdam di sana nggak? Wis, siap-siap motore cepet tayengen, ki..

memble says :

makanya mbok jangan cuma berhaha hihi. Kerja bakti sana!!!

okky says :

Ini di Semarang Indah ya?
Wogh, ini artinya saatnya pindah mas..
hehhehehehe

mizan says :

selamat ciblon :)

neng oCHa says :

ara ara…..nan te desu ka?? hmmm…jangan nyuci motor disitu loh mas….dijamin ntar hasilnya kayak mobil baka-chan…

*mumpet mburi*

didut says :

*nge-teh di kota atas*

ario saja says :

waduh ternyata di Semarang ada banir Rob juga yah

jalan apa selokam tuh???
:)

masfiq says :

iki rodo serius :
sebab rob antara lain permukaan tanah yang turun 10 cm per-tahun dan naiknya permukaan air laut karena gombaL worming itu tuh…
intrusi air laut yang masuk jauh ke daratan karena kita penggemar inul (ngebor) untuk mendapatkan air minum. ini hal yang gak ada di negara maju di mana kebutuhan air disuplai oleh pemerintah lewat PAM/ PDAM, warga gak boleh cari sendiri2 lewat aksi bor-mengebor.
saluran air (got, kanal, sungai) yang sempit, dangkal dan penuh sampah juga bikin air masuk ke jalan. mau nambahin ? monggo,…
ngandalin pemerintah thok ya gak bisa. harus ada partisisapi (maksude peran serta) warga lewat kerja bakti di tiap lingkungan untuk bikin saluran air dengan daya tampung yang mencukupi serta pemeliharaannya yang dilakukan secara terus menerus. Oke?

hafidz says :

ngga ada rob, bukan semarang namanya

hendito says :

wah bisa merusak itu air laut terhadap material besi .. korosi .. termasuk Komputer jugak




job