piknik ke kraton + museum kereta jogja
hari minggu kemarin, saya memenuhi nadar untuk sowan ke jogja menemui rekan-rekan dari angkringan yang menyelenggarakan piknik ke kraton dan museum kereta.
jam 7 pagi tit saya berangkat setelah sebelumnya sholat subuh, mandi dan sarapan.
karena acara direncanakan pukul 9.30 saya mencoba untuk on time dengan menggebèr motor karena kalau pagi jalan semarang – jogja masih lumayan sepi.
jarak rumah sampai di magelang sekitar 75 km dan jam 8.30 saya sampai kota magelang. saya estimasi kalau perjalanan magelang – jogja masih dapat saya tempuh dalam satu jam karena jalannya sudah landai.
setelah beli bensin dan pipis di sleman, saya segera menuju area kraton.
karena saya kurang tahu detail dan lekuk-lekuk kraton, maka saya mengambil tempat yang paling mudah dan cukup teduh untuk minta petunjuk kepada mas koebiz yaitu depan gedung bank indonesia.
segera saya kirim sms minta petunjuk kemana saya harus menuju dan diinformasikan kalau beliau berada di warung di depan bpd hipmi. saya sempat muter-muter mencari bpd hipmi yang saya pikir adalah bank bpd.
setelah sampai di warung, saya kenalan dan cerita-cerita sedikit dengan mas koebiz, mas ableh dan mas satu lagi yang saya lupa namanya *tenan dab, aku lali, nyuwun ngapuro yo, soale sampeyan menengan sih* herry
setelah mbayar kita menuju ke kraton yang di mana sudah ada mas ray alias mas astho bersama bu astho dan putrinya yang berinisial css dan mas agus aka mas abi bersama teman wanitanya.
sewaktu di dalam kraton, datang mas victor yang sempat mengutarakan keinginan untuk pergi ke kota lama semarang untuk melakukan photo session dan wisata kuliner di pecinan.
prosesi masuk kraton untuk pertama kalinya bagi saya terasa cukup menyenangkan.
arsitektur kraton tampak masih begitu bagus dan kokoh, hanya saja saya agak heran kenapa gedung-gedung dibuat terpisah pisah. mungkin saya yang kurang tahu guna dan fungsinya ketika kraton masih digunakan sebagai rumah sultan.
foto sana dan foto sini dan saya melihat indikator bahwa baterai low, terpaksa irit-irit dengan mematikan blitz dengan harapan masih cukup untuk beberapa shot.
setelah muter-muter sampai kesel, kita sempat ngaso di plataran museum kereta sembari beli minuman.
setelah penat agak berkurang, kita masuk ke museum kereta yang saya pikir adalah museum kereta api, ternyata saya salah, yang di dalam adalah museum kereta kuda.
keluar dari museum, mas astho dan abi pamit pulang dan mensisakan saya, mas koebiz, mas victor dan mas yang saya lupa namanya. lalu datang mas santent.
setelah diskusi masalah pergi ke semarang, akhirnya diputuskan untuk cari makan.
karena tidak tahu tempat makan, maka pergi dulu ke suatu tempat yang saya ngga tau nama daerahnya untuk mendapatkan pengarahan tempat penjual pecel dan rames.
ternyata pecelnya uenak, sambel kacange uakeh dan rasanya jos.
habis makan trus pulang, soalnya sudah jam 2 dan saya masih harus menempuh perjalanan jogja – semarang sekitar 130 km. saya pamitan dan di pandu mas victor blusukan ke daerah kaliurang untuk akhirnya menemukan jalan jogja – magelang.
matur nuwun kepada semuanya, matur nuwun untuk waktunya, matur nuwun untuk acaranya, matur nuwun untuk segalanya.
saya harap kapan-kapan saya bisa ikut piknik lagi dan saya dengar ada rasan-rasan untuk pergi ke kota gede.
kalau waktunya tiba, saya siap sedia untuk packing dan nglayap lagi ke sana.
maaf gak bisa menemani lama, ya harap maklum karena keadaan perut yang memang belum terisi sedari pagi juga si kecil CSS yang agak rewel diajak jalan jalan panas
lain kali kita kumpul kumpul lagi deh
kalo mau ke jogja kabar kabari yah, mo nitip ayam goreng kalasan di sri ratu