“Nabi saja seorang pemimpin, tapi nggak sarjana kok. Pemimpin jangan hanya dari kalangan elit saja. Itu kembali kepada rakyat. Jangan hanya politisi itu yang menguasai elit saja,” ujar Megawati.
*) ini mega yang pinter apa saya yang bego ya
“Nabi saja seorang pemimpin, tapi nggak sarjana kok. Pemimpin jangan hanya dari kalangan elit saja. Itu kembali kepada rakyat. Jangan hanya politisi itu yang menguasai elit saja,” ujar Megawati.
*) ini mega yang pinter apa saya yang bego ya
nabi itu pemimpin jadul jadi artinya mega bisa jadi pemimpin jadul
asal hipotesis
MEGAWATI GUOBLOK!!!!!!!!!!!
jamannya nabi mana ada titel sarjana?
TOLOL BENER SIH, TUH ORANG!!
mau menyetarakan diri dengan nabi???
nunjuk hidung ke elit politik.. padahal dia sendiri itu elit politik… dasar politikus!!!!
ckckck..
kacau bener dah kalo calon presiden kita kaya gini… ga ada yang lebih baek apa??
klo di jamannya nabi ada kuliahan.. Beliau bakalan laama ngga ya skripsinya ?
duh, speechless saya. biarlah rakyat yang memilih *padahal saya ini rakyat juga*
errr rakyat yg mana yg dimaksud?…
tapi nabi/rasul kan memiliki sifat wajib Fathonah (Pandai/cerdas), lha yang ngasih pernyataan diatas kira-kira cerdas gak ya??
kata kang wedhouz, cerdas itu bawaan lahir.
aduh, senengya… Dik Mega cudah bica bicara….
Anang udah lulus S1 kan?
*ngomong apa aku ini*’
*dikaplok*
kalo nabinya dibanding2in ama mega, bakal ada yang mencak2 gag ya
Humm .. sekarang coba tanya lagi sama bu Megawati ..
jaman Rasulullah ada nggak pemimpin wanita ..?
Kemudian kembalikan kepada agama yang bu Mega anut .. memperbolehkan nggak ada pemimpin wanita …?? Humm . bu sebenarnya apbila anda haus kekuasaan maka ada hadits dari Rasulullah yang melarang memberikan kekuasaan kepada yang berambisi untuk menginginkannya. Coba baca Kitab Riyadhush Shalihin Jild 1 ..
heu heu heuuuu he he ehe he hahaha aha hahahaha hihihi hoek hoek hoeck hahihu huhu heehe lucu, lucu, lucu ckaleeee!!!!!
ibu lucu skali deh
nabi mu yang wanita…
nabiku mana ada yg wanita…
dasar mega darwati…