❊ Jalan Sunyi
  •   ☼  July 21st, 2010

Maukah engkau menyusuri jalan itu lagi
Walau hanya jalan setapak berlandaskan batu
Dan tiada terang karena selalu lengang
Dengan tumpukan daun yang gugur berserakan

Engkau tentu tahu tidak banyak yang tahu jalan itu
Hanya beberapa yang aku kehendaki atas mereka
Sebuah jalan di setiap tarikan dan hembusan nafasmu
Dan pada sunyinya rasa serta pikirmu atas fana

Engkau tahu aku ada
Semua petunjuk seharusnya sudah tidak banyak artinya
Yang engkau perlukan hanya karsa
Karena saat ini engkau yang memutuskan semuanya

Maka terangilah jalan itu
Dan datanglah engkau padaku

❊ Rubik
  •   ☼  March 31st, 2010

Beberapa hari ini sedang senang bermain Rubik. Sebuah kotak teka-teki dengan enam warna yang kemudian dibagi menjadi kotak yang lebih kecil berjumlah 9 tiap warna.

Sebenarnya saya sudah mengenal Rubik ketika masih kecil. Ketika itu kakak membawa pulang sebuah Rubik yang tidak pernah berhasil saya selesaikan bahkan sampai Rubik itu hilang karena sudah tidak pernah lagi dimainkan.

Beberapa waktu yang lalu, ketika sedang ke toko buku, saya menemukan kotak Rubik imitasi yang tidak terlalu bagus. Rubik tersebut kemudian mengingatkan kepada permainan yang tidak pernah terselesaikan. Maka atas alasan sentimentil saya membawanya pulang.

Tanpa membuang waktu, saya kemudian membuka Youtube dan mencari video tentang bagaimana menyelesaikan sebuah Rubik :-P . Dari langkah demi langkah yang diterangkan di Youtube tidak serta-merta membuat kotak Rubik yang diacak dapat kembali teratur.

Perlu beberapa hari sampai kemudian saya dapat sedikit mencerna alogaritma yang diterangkan di video Youtube tersebut dan kemudian menyusun Rubik tanpa melihat video lagi.

Walau masih grothal-grathul dalam bermain, setidaknya saya bisa merasakan sensasi menyelesaikan Rubik. Sebuah permainan yang dulu saya bahkan berpikir kalau tidak akan ada orang yang bisa menyelesaikannya.

❊ Sugeng Kundur Pakdhe
  •   ☼  March 4th, 2010

Satu demi satu mereka pergi
Mereka yang masih balita ketika dijajah Belanda
Mereka yang pernah muda ketika aku masih balita
Mereka yang menjadi tua ketika aku beranjak dewasa
Mereka yang punya begitu banyak cerita tentang hidupnya
Dan mereka kemudian pergi

Sugeng kundur Pakdhe Rigo

❊ Old Friend
  •   ☼  February 25th, 2010

Today I meet a friend, an old friend
Friend which we used to stare to each other
Sharing smile and some bad jokes
And still, my friend remain the same
Same posture, same height, same weight
Only the hair is different
Kinda shorter

And still
We smile to each other
With some jokes
And remember those time
When we used to share gaze

❊ Kulit Baru Maning
  •   ☼  February 11th, 2010

Dari obrolan bersama seorang teman maya yang bahkan saya belum pernah melihat batang hidungnya secara nyata, yang kemudian meminta saya untuk membuatkan sebuah themes, maka kemudian saya menyalakan kembali MAMP dan Coda yang selama ini hanya menyesaki folder Applications pada ruang harddisk.

Dengan beberapa petunjuk dan arahan, maka baris demi baris CSS kemudian terbentuk dari hasil imajinasi bentuk dan formasi atas seperti apa tampilan yang akan dibuat dan ditampilkan. Referensi dan contoh-contoh themes kemudian dilihat dan diunduh untuk kemudian dipelajari strukturnya.

Dan hasilnya… tidak ada… eh… belum ada… :-P

Mungkin karena pengetahuan saya yang masih dangkal dalam dunia theme dan juga sudah lama tidak lagi ngutak-ngutik code CSS, maka daripada pusing tiada hasil, maka kemudian banting stir dengan mencoba mengasah kemampuan dulu dengan membuat themes ngawur ala Wedhouz.

Karena tidak punya dasar yang memadai, maka semua program disingkirkan dan memutuskan untuk menggunakan TextMate saja sebagai perangkat menulis kode CSS dan HTML serta untuk melihat secara real time hasil preview dari kode-kode yang kita tuliskan. Dan harus saya akui kalau TextMate adalah hal terhebat yang pernah terjadi di dunia CSS :-D

Berangkat dengan modal nekat dan mencuri-curi waktu disela-sela jam kerja serta melihat referensi blog dengan design minimalis, maka terbentuklah theme yang sekarang ini saya pakai. Ini adalah theme pertama yang saya buat dari nol dengan pengetahuan koding yang seadanya, tanpa melakukan edit dari theme yang sudah jadi.

Maka jangan heran kalau CSS-nya awut-awutan dan masih banyak hal yang kurang seperti belum adanya search, category display, display archives dan kolom komentar yang jadi rusak karena ketika membuat dan melihat menggunakan MAMP, saya tidak menginstal plugins dari Matriphe.

Juga, kalau misalnya design-nya mirip dengan blog yang pernah ditemui di dunia maya, saya jujur mengatakan kalau theme ini menyerap banyak ide-ide dari blog-blog minimalis yang banyak beredar di luar sana.

Theme ini terlihat baik ketika dibuka menggunakan Firefox 3.6, Opera 10.10 dan juga SafariĀ 4.0.4 dan entah bagaimana hasilnya kalau dibuka menggunakan Internet Explorer karena rasanya sudah berpuluh-puluh tahun yang lalu saya terakhir menggunakan Internet Explorer. :-P

Buat my friend, sorry kalau theme pesenan ente not yet finish :-P
Semoga setelah ini jadi lebih mudah karena setidaknya sudah menemukan alur kerja dan cara theme WordPress bekerja, well… walaupun belum sempurna…