❊ Polaroid
  •   ☼  December 11th, 2008

Menggunakan Hackintosh yang belum terlalu lama membuat saya masih harus banyak belajar dan mengeksplorasi segala fasilitas dan aplikasi yang disediakan baik dari Apple sendiri selaku pencipta MacHackintosh sampai dengan dari pihak ketiga atau para pengembang piranti lunak untuk Mac.

jengkol

Salah satu yang baru saja saya dapatkan adalah aplikasi pengolah grafis atau foto yang sangat menyenangkan yang bernama Polaroid. Aplikasi ini dapat mengubah hasil jepretan kita atau file gambar menjadi hasil foto yang dihasilkan oleh kamera polaroid.

kumpul

Dalam prosesnya, aplikasi ini menciptakan proses seperti kamera polaroid dan hasilnya gambar perlahan-lahan terlihat pada kertas polaroid sampai kemudian menjadi jelas. Yang cukup menyenangkan adalah bagaimana gambar yang dihasilkan dalam proses dapat menciptakan kesan vintage atau kesan foto tua

❊ Pixma IP1700 di Hackintosh
  •   ☼  November 24th, 2008

Berurusan dengan sesuatu yang baru biasanya melahirkan dua hal yaitu kegembiraan dan kesedihan. Kegembiraan karena pada umunya sifat kita adalah selalu ingin mengetahui sesuatu yang baru sedangkan kesedihan umunya berhubungan dengan bagaimana sesuatu yang baru tersebut kadang tidak sesuai dengan harapan atau terlalu sulit untuk dipahami.

Menggunakan Hackintosh selama beberapa waktu membuat saya merasakan dua hal tersebut diatas. Satu sisi ada kegembiraan dan kesenangan atas sesuatu yang baru yang dapat saya eksplorasi dan adanya kegiatan mengutak-atik dan disisi lain yang sampai sekarang belum saya temui :-P

Kali ini saya akan bercerita sedikit mengenai printer. Saya termasuk orang yang jarang sekali memakai printer dalam bekerja dan karenanya saya sedikit sekali mengetahui tentang seluk beluk printer dalam artian perangkat keras, sedangkan untuk menginstalasi lebih sering menggunakan ilmu “titen” next > next > next ala Windows.

Printer saya juga tergolong printer yang sudah masuk dalam kategori “museumable” atau layak untuk dimuseumkan. Canon BJC2100SP yang menjadi andalan sudah menemani saya sedemikian lama dengan jumlah refil isi ulang tinta yang sudah tidak terhitung lagi banyaknya dan beberapa kali bahkan terpaksa ganti cartridge.

Dulu, printer ini bisa menyemprotkan tinta pada lembaran kertas dengan baik sampai “kocrot-kocrot”, namun beberapa hari ini, nafasnya sudah tersengal-sengal dan semprotanya menjadi “kicrit-kicrit” yang menyebabkan hasil akhir yang diharapkan menjadi tidak sesuai dengan harapan.

Printer Canon

Demi mendapatkan hasil yang baik, saya kemudian mendapatkan “lungsuran” printer Canon Pixma IP1700 bekas yang lumayan baik, dan kemudian ritual instalasi printer saya lakukan lagi. Pada Windows yang menjadi induk semang printer, instalasi tidak pernah lebih mudah daripada next > next > next. Yang menjadi masalah adalah ketika harus menginstal sharing printer Canon Pixma IP1700 ini pada Hackintosh dan menggunakannya dalam jaringan.

Belajar dari BJC2100SP, driver Canon untuk Mac terbukti tidak bisa dipakai untuk printer yang terhubung melalui jaringan. Namun pada BJC2100SP, hal ini dapat diakali dengan menggunakan driver dari Gutenprint.

Untuk Pixma IP1700, ternyata tidak didukung oleh Gutenprint yang mengharuskan saya mengaduk-aduk Google untuk mencari solusi yang dapat menjembatani Hackintosh dan Pixma IP1700 di sistem Windows. Dan ternyata jawabanya adalah piranti lunak berbayar yang bernama PrintFab yang dibuat oleh perusahaan Jerman bernama Zedonet.

Jika Hackintosh yang saya pakai adalah bajakan, maka akan memalukan jika kemudian saya menggunakan program PrintFab ini dengan membayar :-P Maka Google kemudian sekali lagi saya aduk-aduk dengan harapan menemukan kunci keramat yang dapat membuka kotak 30 hari.

Printer Driver

Dan sekarang, Canon Pixma IP1700 terpasang dengan nyaman di Hackintosh dan bekerja dengan baik untuk mencetak melalui printer yang terpasang pada sistem operasi Windows yang terhubung melalui jaringan.

❊ Permanent Delete di Hackintosh
  •   ☼  October 25th, 2008

Permanent Delete

Wooo Hooo…

Setelah sekian lama mencari solusi dan tweak kesana dan kesini, hari ini secara mengezutkan saya mendapatkan solusi atas masalah yang banyak ditanyakan dan dihadapi oleh pemakai Windows yang beralih menggunakan Mac (yang asli) atau Hac (yang plasu) yaitu delete forever alias permanent delete alias hapus tanpa harus masuk ke Recycle Bin (kalo pake Windows) atau Trash (kalo pake Mac/Hac).

Delete forever ada di Windows secara default dan menjadi solusi praktis untuk menghapus file secara langsung tanpa membuangnya di Recycle Bin dengan hanya menekan tombol keyboard Shift + Delete. Hal ini tidak bisa dilakukan secara default di Mac/Hac yang secara default mensyaratkan bahwa semua file yang dihapus harus masuk dulu ke Trash. File yang ada di dalam Trash juga tidak bisa dihapus satu demi satu, tapi harus langsung Empty Trash yang artinya semua file di dalam Trash dihapus secara bersamaan.

❊ Cuaca di Hackintosh
  •   ☼  October 20th, 2008

Memakai Hackintosh pada musim hujan seperti ini membuat saya lebih menambah intensitas untuk sekedar mengintip widget cuaca yang terpasang secara default pada Leopard.

Widget dapat diakses dengan menekan tombol F12 pada keyboard yang akan menampilkan widget-widget yang kita pasang, dan widget Weather yang mendapatkan update data dari Accuweather menjadi tujuan utama saya untuk mengetahui prakiraan-prakiraan cuaca dalam satu minggu beserta dengan suhu udara.

Widget ini ditampilkan sangat menarik dengan ilustrasi gambar hujan, petir maupun matahari yang bersinar terik.

❊ 10.5.5
  •   ☼  September 21st, 2008

Setelah beberapa saat angkrem karena mendapati bahwa iAtkos v4i yang saya instal menggantikan kalyway 10.5.2 sudah berjalan dengan baik dan benar. Tiada hal-hal berarti yang membuat saya harus pontang-panting mencari solusi di berbagai milis Hackintosh.

Di iAtkos v4i, semua peripheral yang saya pasang umumnya terdeteksi dan berjalan dengan baik. Hanya masalah-masalah kecil saja yang timbul misalnya dengan keyboard PS/2 yang kadang-kadang suka “ngambek” sehabis restart dan sistem tidak bisa bangun setelah sleep. Selain itu, suara, kartu jaringan, mouse PS/2, sata drive dan usb berjalan dengan lancar jaya.

Namun tiada masalah bukan berarti tanpa masalah. Dengan tiadanya masalah membuat masalah dengan rasa dan karsa dimana rasa yang diwakili oleh otak menjadi ingin dan karsa yang diwakili oleh tangan menjadi gatal. Kepingin ngoprek dan gatal untuk utak-utik :-D

Maka, mulailah dilakukan pencarian pencerahan atas hasrat yang berkecamuk di dalam pikiran dan tangan yang sudah semakin gatal. Hasilnya adalah MacOSXUpd10.5.5.dmg yang berukuran 316.9 MB yang sudah ngawe-awe untuk segera “digarap”. Dan segara ilmu saya cari dan tutorial update saya simpan supaya mudah dalam prosesnya dan sukses hasilnya.

Tapi apa mau dikata, ternyata semuanya tidak berjalan dengan baik :-P

Tutorialnya sudah benar, hanya saja saya kurang cepat melakukan eksekusi perintah yang diajarkan sehingga terjadi kernel panic dan sistem tidak bisa booting. Sudah kepalang basah, maka ilmu nyilem segera saya aplikasikan dan iDeneb v1.1 10.5.4 yang hadir dengan ukuran 4.38 GB yang diwakili oleh satu keping DVD installer menjadi salah satu pilihan.

iAtkos v4i menurut saya adalah release yang stabil terbukti sistem saya tidak bermasalah, namun kata orang iDeneb v1.1 lebih baik karena release-nya lebih baru dengan “boot loader” yang lebih baru pula. Dan dengan pertimbangan ilmu nyilem tadi saya menginstal iDeneb v1.1.

Instal pertama tidak sukses dan terpaksa bongkar-bongkar komputer, instal kedua juga tidak sukses dan harus bongkar-bongkar dan re-konfigurasi berbagai kemungkinan, instal ketiga juga tidak sukses :-( dan baru pada instal kelima dengan berbagai variasi kombinasi hardware akhirnya sukses :-D

About This Mac iDeneb v1.1 10.5.5

Setelah iDeneb v1.1 10.5.4 terinstal dengan baik, lalu mulai lagi gatal untuk update ke 10.5.5 karena percobaan pertama yang gagal. Dan kali ini dengan konsentrasi tinggi supaya lebih cepat dan sigap dalam menjalankan instruksi tutorial update ke 10.5.5 dan angin surgapun kemudian berhembus dengan liris kepada saya :-)

Dari semua uraian di atas, pokok inti yang saya dapatkan adalah bagaimana aktivitas backup adalah aktivitas yang sangat berguna melebihi apapun di dunia ini. Maka backuplah data anda dengan tertib sebelum utak-utik komputer dan pastikan data tersebut tersimpan dengan aman. Backuplah data anda sekarang atau anda akan menyesal apabila dengan tiba-tiba komputer anda hang setelah membaca postingan ini ;-)