Dan makanlah dengan paria…
Berpakaianlah dengan sudra…
Bertindaklah dengan ksatria…
Berpikirlah dengan brahmana…
Dan makanlah dengan paria…
Berpakaianlah dengan sudra…
Bertindaklah dengan ksatria…
Berpikirlah dengan brahmana…
Kehidupan…
Sejatinya adalah perubahan…
Dari pagi menjadi senja…
Dari awal menjadi akhir…
Dari muda menjadi tua…
Maka jadikanlah dirimu berguna…
Pada akhirnya…
Di tengah dera masalah yang datang silih berganti…
Satu-satunya hal yang bisa menyelamatkan adalah Tuhan pribadi…
Karena orang-orang akan mulai sibuk memikirkan diri mereka sendiri…
Oh Tuhan…
Sungguh Engkau maha membersihkan…
Menyikat kami begitu kuat…
Memeras kami begitu keras…
Hingga berguguran semua kotoran…
Oh Tuhan…
Tiada kami dapat bertahan…
Dari semua ujian dan tantangan…
Kecuali karena petunjuk dariMu…
Karena Engkau sejatinya jalan keluar…
Bulan Sya’ban sudah hampir berakhir…
Ramadhan pun akan segera hadir…
Dan ritual kemudian berulang kembali…
Menjadi religius walau setahun sekali…
sungguh… saya tidak sedang bercanda…
hanya saja saya malu mengakuinya…
makanya saya simpan serius saya…
dan mengatakannya dengan canda…
Tersesat…
Aku pada pikiranku…
Jiwaku…
Tak kuasa membujuk anganku…
Satu persatu asa coba aku rajut…
Bahkan ketika suara-suara sumbang bersahut…
Semua ini tidak akan mudah…
Tapi juga tidak akan membuat susah…
dalam cemas…
sulit bernafas…
aku meremas…
karena gemas…
dalam ceria…
aku tertawa…
lepas semua…
indah dunia…
dalam takut…
aku beringsut…
menahan kalut…
sampai tersujud…
dalam bimbang…
hatiku gamang…
mencari terang…
bawaku pulang…
dalam rindu…
aku membeku…
pada hadirmu…
setiap waktu…
dalam sedih…
aku menyisih…
berucap lirih…
kapankah sulih…
dalam sepi…
melihat diri…
kontemplasi…
hidup dan mati…
bilangan2 itu terus ditambahkan
menjadikan kita seperti sekarang
tua atau muda hanyalah kata
hidup yang berguna lebih mulia