❊ Inglorious Basterds
  •   ☼  August 26th, 2009

inglorious basterds
Hari ini, setelah memeras koneksi untuk mengunduh film terbaru yang tentu saja adalah bajakan alias merekam di dalam gedung bioskop, saya menonton Inglorious Basterds yang dibintangi oleh Brad Pitt dan disutradarai oleh Quentin Tarantino. Film ini merupakan cerita fiksi balas dendam yang mengambil seting pada perang dunia ke dua.

Saya tidak bisa bercerita banyak karena unduhan yang saya tonton tidak atau belum menyertakan terjemahan dalam bahasa Inggris sementara banyak sekali dialog dalam film yang menggunakan bahasa Jerman dan Perancis. Sinopsis dapat dibaca sendiri di Wikipedia atau IMDB.

Setelah melihatnya, saya tidak terlalu menikmati film ini karena menurut saya terlalu biasa saja. Hanya saja banyak adegan-adegan kekerasan dan penyiksaan yang menurut saya tidak biasa ditampilkan dalam film perang dan efek yang dibuat membuatnya terlihat lebih sadis.

❊ Jelang Ramadhan 1430 H
  •   ☼  August 21st, 2009

Tuhan…
Terima kasih untuk segalanya
Terima kasih untuk hamba yang masih di sini
Menanti hari berganti dan Ramadhan yang akan menjelang

Tuhan…
Hamba mohon pendampingan
Atas ibadah yang Engkau sudah wajibkan
Semoga Ramadhan ini menjadi rahmat untuk kami sekalian

❊ Katanya Sudah 64
  •   ☼  August 17th, 2009

Katanya sudah merdeka, kok tidak ada lapangan kerja
Katanya sudah merdeka, kok mau makan saja tidak bisa
Katanya sudah merdeka, kok kesehatan mahal harganya

Katanya Belanda penjajah, tapi mereka membuat sekolah
Katanya Jepang kejam, tapi teknologi mereka yang terdepan
Katanya Indonesia kaya, tapi kok rakyat masih saja menderita

Jika 46 adalah sang juara yang selalu berjaya
Lalu apakah 64 itu kebalikan dari sang juara

❊ Hari Orang Kidal
  •   ☼  August 13th, 2009

lefthanded brain

❊ Antri di CS Bank Mandiri
  •   ☼  August 4th, 2009

Di jaman dimana uang sudah tidak lagi terbuat dari logam dan kertas, kita tentu saja sudah sangat sering berurusan dengan lembaga keuangan yang bernama bank dan segala produk yang diciptakannya. ATM merupakan produk bank yang sangat umum digunakan oleh masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan dalam jumlah yang terbatas dan oleh karenanya banyak sekali aktifitas perbankan di dalam gedung bank seperti penarikan menjadi sangat jarang dilakukan kecuali untuk jumlah nominal uang yang besar.

Bank sekarang lebih sering melayani transaksi setoran tunai dan kliring sementara penarikan uang selalu disarankan atau sedikit dipaksakan untuk menggunakan ATM dengan diberlakukannya biaya penarikan apabila penarikan uang dengan nilai nominal yang sedikit dilakukan di teller.

Selain itu, customer service bank biasanya lebih banyak melayani nasabah yang mengurus kartu ATM-nya yang hilang, tertelan mesin ATM, membuat token untuk internet banking atau mengganti buku tabungan selain menawarkan produk perbankan lain milik bank yang bersangkutan.

Singkat cerita, saya hari ini berkunjung ke Bank Mandiri Pemuda Semarang karena ada sedikit urusan yang harus saya selesaikan bagian customer service sehubungan dengan produk Bank Mandiri yang saya gunakan. Hari ini adalah baru kali ke empat saya berkunjung ke customer service Bank Mandiri Pemuda Semarang selama saya mempunyai rekening tabungan Bank Mandiri Pemuda Semarang.

Empat kali kunjungan tersebut adalah angka yang menurut saya sudah sangat banyak dan melelahkan. Hal ini dikarenakan proses antrian dan pelayanan yang sangat lama sekali sementara jumlah customer service yang tersedia hanya 4 orang. Dari sejak datang dan mengambil nomer antrian sampai dipanggil untuk dilayani, saya harus menunggu paling tidak selama 1 jam.

Banyak nasabah-nasabah yang lain yang ikut mengantri yang kemudian mengeluhkan lamanya antrian dan banyak yang kemudian memutuskan untuk meninggalkan antrian dan melakukan aktifitas lain terlebih dahulu untuk lalu kembali lagi beberapa waktu kemudian. Dan anehnya, mereka yang meninggalkan antrian dan datang ketika nomer antriannya sudah terlewat tetap dilayani dengan mendahului yang sudah menunggu atau yang nomer antriannya belum terpanggil.

Secara umum pelayanan customer service Bank Mandiri Pemuda tidak ada masalah dan juga ramah, hanya saja menunggu antrian yang begitu lama sudah membuat saya sudah merasa males ketika kemudian dilayani.