Again?

Come on… don’t dig your own grave again
Don’t you miss what you have achieved
It should be time to make a switch
And it is now and not later

 

Ip Man

Ip Man

Ip Man, sebuah judul film yang kemudian membuat saya mencari informasinya di Wikipedia dan IMDb untuk mengetahui film apakah gerangan yang mempunyai judul Ip Man. Sebuah film tentang teknologi informasi atau mengenai jaringan yang banyak berhubungan dengan nomor protokol internet atau internet protocol number atau yang sering disingkat ip number.

Tapi ternyata Ip Man adalah sebuah nama master bela diri aliran Wing Chun dari kota Foshan di propinsi Guangdong Cina. Film ini adalah biopic yang menceritakan sepenggal kehidupan dari Ip Man yang diperankan oleh Donnie Yen pada masa-masa sebelum dan ketika pendudukan Jepang atas Cina.

Melihat tingginya review di IMDb membuat saya tergerak untuk mendownload dan menyaksikan film ini yang koreografi bela dirinya di arahkan oleh Sammo Hung yang sering mengarahkan koreografi bela diri film-film Jackie Chan.

Secara pribadi saya tidak begitu terpukau oleh koreografi bela diri di film ini. Mungkin saja saya sudah teracuni oleh film-film silat madarin sebelumnya yang mengetengahkan pertarungan yang dasyat dengan pergerakan dan efek pukulan, tendangan serta bantingan yang keras dan bertenaga. Sedangakan aliran Wing Chun yang diangkat di film ini mengangkat Ip Man yang menggunakan teknik pertarungan jarak pendek dengan pukulan yang cepat dan bertubi-tubi.

Saya lebih senang melihat film ini dari sisi sejarah dan nasionalisme seperti halnya film yang mengangkat kehidupan Huo YuanJia yang berjudul Fearless yang dibintangi oleh Jet Li.

 

English is Fun

Pedapa

Kira-kira apa yang akan terlintas di pikiran kita ketika mendengar atau membaca bahasa Inggris? Bisa jadi kita akan merasakan sensasi keterbaruan informasi karena jamak sebagian besar informasi baru yang mengalir baik di dunia nyata maupun di dunia maya sebagian besar didominasi oleh informasi dalam bahasa Inggris.

Setelah sebelumnya mengadakan kuis berhadiah, maka Pedapa sebagai salah satu blog yang bertema belajar bahasa Inggris mengadakan kuis lagi. Kali ini kuisnya adalah Word Snake dimana pemain diminta untuk merangkai kata-kata sehingga menjadi deretan kata menyerupai ular, syaratnya huruf terakhir dari kata sebelumnya menjadi huruf pertama dari kata sesudahnya.

Seperti halnya kuis yang pertama, kuis ini juga menyediakan hadiah yang tentu saja berhubungan dengan pelajaran bahasa Inggris…

Selamat mencoba :-)

 

The Curious Case of Benjamin Button

Benjamin Button

Hari libur tahun baru ini saya coba isi dengan menambah perbendaharaan film yang dapat saya tonton. Saya tidak termasuk penggemar berat film dan hanya tertarik menonton ketika saya menemukan film yang saya anggap bagus dan ada waktu luang untuk menontonnya.

Film yang saya tonton kali ini adalah film drama fiksi ilmiah romantis yang berjudul The Curious Case of Benjamin Button. Tokoh utama di film ini adalah Benjamin Button yang diperankan oleh Brad Pitt dan Daisy yang diperankan oleh Cate Blanchett.

Film ini diangkat dari cerita pendek dengan judul yang sama yang terbit pada tahun 1921 yang mengisahkan tentang perjalanan hidup seorang Benjamin Button di New Orleans Louisiana yang mempunyai perkembangan fisik terbalik dari manusia normal. Dari tua manjadi muda.

Film ini diceritakan dari sebuah buku harian yang dimiliki oleh Daisy tua yang terbaring di rumah sakit menjalang datangnya badai angin topan Katrina pada tahun 2005 yang kemudian dibacakan oleh anak perempuannya Caroline. Dari buku harian tersebut hadir cerita tentang Benjamin Button.

Benjamin Button lahir dengan tampilan fisik menyerupai orang yang berumur 85 tahun dengan kulit berkerut-kerut. Karena fisiknya yang tidak normal tersebut, maka ayahnya yang seorang pengusaha kancing kemudian berencana untuk membuangnya, namun kemudian menaruhnya di tangga sebuah rumah jompo dengan uang 18 Dollar.

Di rumah jompo tersebut Benjamin diangkat anak dan diasuh oleh Queenie yang bekerja di panti jompo tersebut dan tumbuh menjadi anak yang mempunyai penampilan seperti orang jompo dan kemudian bertemu dengan Daisy kecil, cucu seseorang yang menghuni rumah jompo tersebut yang kemudian menjadi penari balet di New York, sedangkan Benjamin sendiri menjadi pekerja di sebuah kapal.

Dalam perkembangan hidupnya, Benjamin menjadi semakin muda secara fisik ketika umurnya sudah semakin tua. Diakhir cerita, dikisahkan bagaimana Daisy menjadi semakin tua dan menjadi nenek-nenek sedangkan Benjamin menjadi semakin seperti anak yang berumur belasan tahun namun mengalami pikun dan kemudian menjadi anak kecil, dan akhirnya menjadi bayi lagi lalu kemudian meninggal dalam pelukan Daisy.

Secara pribadi saya menganggap film ini bagus dengan ide cerita mengenai waktu yang berjalan mundur dan make up artis serta tata cahaya yang mampu membuat Brad Pitt yang sekarang berumur 45 tahun terlihat seperti berumur 85 tahun dan berangsur-angsur menjadi 17 tahun ketika fisiknya menjadi semakin muda.