Archive for November, 2008

Windows Vista Ultimate SP1

Sebelumnya, saya belum penah benar-benar sukses melakukan instalasi Windows Vista. Selalu ada masalah yang timbul yang menyebabkan proses instalasi atau hasil instalasi tidak berjalan dengan baik. Pertama kali saya melakukan instalasi Windows Vista dengan menggunakan DVD pinjaman dari rental dan hasilnya tidak bisa login dengan kemunculan kotak dialog yang menyatakan kalau Windows Vista yang saya instal sudah expired dan harus melakukan aktivasi.

Setelah beberapa lama menggunakan Hackintosh, muncul kerinduan untuk memegang dan mencoba-coba Windows lagi. Karena sejak menggunakan Hackintosh sebagai mesin sehari-hari, ilmu Windows saya semakin lama semakin luntur dimakan oleh waktu dan segala kemudahan yang ditawarkan oleh Hackintosh.

Karena sering dan masih menggunakan untuk beberapa keperluan, instalasi dan perawatan Windows XP menjadi hal yang tidak terlalu sulit. Namun untuk Windows Vista saya benar-benar belum menemukan chemistry yang membuat saya bisa klik dan kemudian mencapai kesuksesan.

Instalasi Windows Vista kedua saya bahkan lebih buruk dari yang pertama. Tanpa niatan sebelumnya, saya kemudian tertarik membeli DVD Windows Vista bajakan di SCC Simpang Lima lantai 5 yang berada di sebelah area hotspot gratis milik Telkom Speedy. Dan ketika sampai dirumah dan diinstal, DVD Windows Vista yang saya beli tersebut tidak dapat booting :-P
Akhirnya, setelah mencari kesana dan kesini, disana dan disini, disono dan dimari, pada akhirnya saya mendapatkan duplikat Windows vista yang kemudian dapat dengan sukses menjalankan ritual yang belum pernah saya selesaikan sebelumnya, instal Windows Vista dan kemudian membuatnya teraktivasi dan dapat melakukan update secara online dari Microsoft.

Dari semua pemberitaan miring tentang Windows Vista, Windows Vista Ultimate Service Pack 1 yang saya instal memberikan hasil yang baik dan lancar selama penggunaan termasuk untuk mengetik postingan ini. Sayang kartu grafis yang saya gunakan hanya kartu grafis on-board yang membuat saya tidak dapat merasakan sensasi tampilan Aero a-la Windows Vista.

Berikut beberapa cuplikan dari layar yang saya ambil dengan tombol print-screen pada papan ketik.

desktop welcome system update

Saatnya menjelajah dan menghubungkannya dengan Hackintosh saya :-D

Thanksgiving Day

Happy Thanksgiving to all of you who celebrate it :-) Buy me something on Black Friday would you :-D

Pixma IP1700 di Hackintosh

Berurusan dengan sesuatu yang baru biasanya melahirkan dua hal yaitu kegembiraan dan kesedihan. Kegembiraan karena pada umunya sifat kita adalah selalu ingin mengetahui sesuatu yang baru sedangkan kesedihan umunya berhubungan dengan bagaimana sesuatu yang baru tersebut kadang tidak sesuai dengan harapan atau terlalu sulit untuk dipahami.

Menggunakan Hackintosh selama beberapa waktu membuat saya merasakan dua hal tersebut diatas. Satu sisi ada kegembiraan dan kesenangan atas sesuatu yang baru yang dapat saya eksplorasi dan adanya kegiatan mengutak-atik dan disisi lain yang sampai sekarang belum saya temui :-P
Kali ini saya akan bercerita sedikit mengenai printer. Saya termasuk orang yang jarang sekali memakai printer dalam bekerja dan karenanya saya sedikit sekali mengetahui tentang seluk beluk printer dalam artian perangkat keras, sedangkan untuk menginstalasi lebih sering menggunakan ilmu “titen” next > next > next ala Windows.

Printer saya juga tergolong printer yang sudah masuk dalam kategori “museumable” atau layak untuk dimuseumkan. Canon BJC2100SP yang menjadi andalan sudah menemani saya sedemikian lama dengan jumlah refil isi ulang tinta yang sudah tidak terhitung lagi banyaknya dan beberapa kali bahkan terpaksa ganti cartridge.

Dulu, printer ini bisa menyemprotkan tinta pada lembaran kertas dengan baik sampai “kocrot-kocrot”, namun beberapa hari ini, nafasnya sudah tersengal-sengal dan semprotanya menjadi “kicrit-kicrit” yang menyebabkan hasil akhir yang diharapkan menjadi tidak sesuai dengan harapan.

Printer Canon

Demi mendapatkan hasil yang baik, saya kemudian mendapatkan “lungsuran” printer Canon Pixma IP1700 bekas yang lumayan baik, dan kemudian ritual instalasi printer saya lakukan lagi. Pada Windows yang menjadi induk semang printer, instalasi tidak pernah lebih mudah daripada next > next > next. Yang menjadi masalah adalah ketika harus menginstal sharing printer Canon Pixma IP1700 ini pada Hackintosh dan menggunakannya dalam jaringan.

Belajar dari BJC2100SP, driver Canon untuk Mac terbukti tidak bisa dipakai untuk printer yang terhubung melalui jaringan. Namun pada BJC2100SP, hal ini dapat diakali dengan menggunakan driver dari Gutenprint.

Untuk Pixma IP1700, ternyata tidak didukung oleh Gutenprint yang mengharuskan saya mengaduk-aduk Google untuk mencari solusi yang dapat menjembatani Hackintosh dan Pixma IP1700 di sistem Windows. Dan ternyata jawabanya adalah piranti lunak berbayar yang bernama PrintFab yang dibuat oleh perusahaan Jerman bernama Zedonet.

Jika Hackintosh yang saya pakai adalah bajakan, maka akan memalukan jika kemudian saya menggunakan program PrintFab ini dengan membayar :-P Maka Google kemudian sekali lagi saya aduk-aduk dengan harapan menemukan kunci keramat yang dapat membuka kotak 30 hari.

Printer Driver

Dan sekarang, Canon Pixma IP1700 terpasang dengan nyaman di Hackintosh dan bekerja dengan baik untuk mencetak melalui printer yang terpasang pada sistem operasi Windows yang terhubung melalui jaringan.

Apa Itu Pahlawan

maukah kita menjadi batu yang mengeraskan jalan
maukah kita menjadi keset yang membersihkan kotoran
maukah kita menjadi atap yang melindungi dari panas
maukah kita menjadi air yang membasuh dan kemudian terbuang

sudikan kita menjadi tidak dikenal atas jasa kita
sudikah kita menjadi susah agar orang lain senang
sudikah kita menjadi tumbal untuk keberhasilan orang lain
sudikah kita mati demi orang yang bahkan kita tidak pernah bertemu

pahlawan-pahlawan itu mau
pahlawan-pahlawan itu sudi dan rela
dan pahlawan itu tidak hanya berkata-kata
mereka semua melakukannya dengan tenaga serta nyawa

maukah kita?
sudikah kita?

Menang Undian Starone

Hahahaha… Pagi-pagi sudah ngakak :-D
Ceritanya, setelah lama tidak aktif, pagi ini saya mengaktifkan nomor Starone saya dalam rangka untuk mengisi pulsa. Setelah pulsa terisi dengan lancar dengan mengetikkan *556*nomor voucer#, hape saya biarkan begitu saja dan tanpa diduga dan tanpa dinyana ada telepon masuk dari nomor Starone Jakarta.

02130654701

 

Dengan penuh rasa percaya diri (siapa tahu rejeki) saya angkat dan medapati suara laki-laki di seberang telepon yang mengaku dari Indosat Starone dan memberikan selamat karena setelah melalui undian akhirnya nomor Starone saya yang kata beliau itu cantik telah memenangkan undian sebesar 10 juta Rupiah. *Horeeee…*

Beliau kemudian mengucapkan syukur Alhamdulillah atas kemenangan saya tersebut dan menginformasikan kalau tidak akan ada biaya dan ongkos yang harus saya bayar dalam mendapatkan hadiah 10 juta tersebut. Saya hanya cukup menyediakan nomor rekening dan kantor cabang bank untuk dapat segera beliau transfer hadiah kemenangan saya tersebut.

Saya katakan dengan sejujurnya kalu saya hanya buruh dan saya tidak punya rekening bank karena sampai saat ini tiada pernah memerlukannya. Bapak yang menelpon tersebut dengan sabar menyarankan untuk meminjam rekening bank saudara atau teman dan kemudian saya katakan kalau saya sedang di jalan dan tidak mungkin mendapatkan nomor rekening.

Dengan sabar bapak tersebut meminta saya menghubungi nomor beliau apabila saya sudah mendapatkan nomor rekening bank. Saya kemudian menyanggupi untuk menghubungi lagi setelah saya mendapatkan nomor rekening bank.

Karena tergelitik, saya kemudian menanyakan apabila ada undian seperti itu dari Indosat Starone, apakah saya bisa mengakses informasinya dari situs Indosat atau Starone untuk informasi resminya dan bapak itu mengatakan kalau informasinya hanya disiarkan di televisi tadi malam dan mungkin saya tidak melihatnya. Saya kemudian menanyakan stasiun televisi apa dan beliau mengatakan dengan agak kesal kalau stasiunnya GlobalTV dan kemudian menutup teleponnya.

Yah… gak jadi deh dapat 10 juta Rupiah :-P