❊ Batas Kemanusiaan
  •   ☼  June 26th, 2008

Membaca postingan Didut mengenai kemanusian dan jarak membuat saya terpikir untuk menulis postingan ini. Ide awalnya adalah komentar di blognya Didut, tapi saya pikir lebih baik saya tulis di sini. Tema lengkapnya dapat dibaca sendiri di blognya Didut ini, saya hanya memberikan sedikit dari sudut pandang saya saja mengenai konteks dan bukan obyek maupun subyek.

Biaya yang dibutuhkan untuk operasi kanker USD 180.000 dan kalau dikalikan dengan kurs 9300 Rupiah per satu Dollar Amerika maka akan dihasilkan angka sekitar 1,6 miliar Rupiah, sebuah angka yang cukup fantastis.

Saya tidak begitu yakin dengan batas kemanusiaan saya, karena saya tidak tahu barometer kemanusiaan yang menurut saya akan berbeda-beda untuk tiap individu manusia, tapi melihat hal yang dibicarakan dan angka sejumlah itu membuat saya takjub.

Saya takjub pada keadaan dimana teknologi informasi kemudian berguna untuk menggalang dana dan membantu sesama. Namun di lain sisi saya juga takjub pada bagaimana kita kadang melihat sesuatu terlalu jauh sehingga apa yang ada di dekat kita menjadi sedikit terlupa.

Saya yakin banyak dari kita yang mengetahu kalau sebenarnya banyak sekali orang miskin di negeri yang miskin ini yang untuk makan saja tidak ada yang kemudian harus menderita penyakit, entah itu tumor, kanker, pembengkakan kepala dan atau penyakit-penyakit lain yang tidak ada obatnya atau tidak bisa disembuhkan selain dengan operasi.

Beberapa kali saya melihat tayangan yang menggambarkan hal tersebut di televisi yang membuat otak saya kemudian meyakini konklusi bahwa orang miskin tidak boleh sakit, dan apabila orang miskin itu sakit maka biarkan Tuhan yang mengurus segala sesuatunya untuk mereka.

Apabila kemudian dengan dibiarkan saja dan penyakitnya bisa sembuh, maka itu adalah mukjizat dari Tuhan dan apabila kemudian berakhir dengan kematian, itu sudah suratan takdir, toh pada akhirnya semua manusia akan mati dan hanya masalah waktu saja.

Tulisan dan informasi tentang derita penyakit yang berujung pada kematian kadang hanya menjadi bahan gurauan termasuk oleh saya.

Atas ketakjuban saya tersebut, saya kemudian bertanya-tanya mengapa hal itu kemudian tidak dibuatkan penggalangan dana dan disebarkan banner-banner untuk membantu, berderma atau sekedar tempat menuliskan doa.

Mungkin hal-hal itu sudah dilakukan dan saya saja yang kurang menggali dan mencari tahu, tapi saya membaca informasi mengenai hal ini di blognya Didut juga tidak dengan mencari tahu.

Pada konteks ini, apa teknologi itu hanya berguna untuk orang2 yang “melek” atasnya?
Saya tidak tahu.
Lalu bagaimana dengan mereka yang hidup di pelosok dan tidak terjamah teknologi?
Saya lebih tidak tahu.

❊ Nonton Film Unduhan
  •   ☼  June 22nd, 2008

Sempat mampir ke ke warnet dan menemukan beberapa blog yang memberikan link untuk download beberapa film. Setelah memeilih beberapa, akhirnya saya putuskan untuk mengunduh Forbidden Kingdom dan Kung fu Panda.

Saya sebenarnya tidak begitu suka untuk menghabiskan waktu dengan menonton film, hanya saja kedua film di atas cukup meyakinkan saya untuk menghabiskan waktu mengunduhnya dan kemudian meluangkan waktu untuk menontonnya.

Film pertama adalah Forbidden Kingdom. Saya tidak tahu film ini diproduksi oleh siapa dan kapan di release, hanya saja saya tertarik dengan Jackie Chan dan Jet Li yang main dalam satu scene. File berformat AVI berukuran 699.9 MB setelah diekstrak dari file kompresi RAR.

Forbidden Kingdom

Untuk saya film Forbidden Kingdom ini tidak ada yang bagus dalam cerita maupun koreografi silatnya. Cenderung biasa saja dengan cerita yang juga tidak membuat saya tercengang karenanya. Duet Jackie Chan dan Jet Li yang merupakan master-master dalam kung fu juga tidak menunjukkan pertarungan yang keren.

Film kedua adalah Kung Fu Panda. Film ini menurut saya lebih bagus dari Forbidden Kingdom. Dengan ukuran file AVI 699 MB setelah diekstrak memberikan cerita yang lebih “dalam” walaupun termasuk dalam genre komedi.

Kung Fu Panda

Kelucuan-kelucuan yang ditampilkan juga sangat bagus dan realistis di dalam balutan makna-makna filosofis yang banyak bertebaran di film ini. Satu-satunya hal yang kurang begitu baik adalah saya mendapatkan file unduhan Kung Fu Panda yang tidak begitu bagus kualitasnya sehingga gambarnya tidak terlalu jernih.

Karena untuk kegiatan berkomputer sehari-hari saya sudah menggunakan Leopard, maka kedua film saya tonton di Hackintosh Leopard 10.5.2 menggunakan player VLC :-P

❊ Leopard 10.5.2
  •   ☼  June 13th, 2008

Leopard 10.5.2

Beberapa pekan ini saya sibuk dengan mainan baru, sebuah sistem operasi yang bernama Hackintosh. Sistem operasi ini sejatinya merupakan karya hacker yang mencoba untuk memodifikasi sistem operasi Macintosh yang menjadi tulang punggung jajaran komputer buatan Apple, Inc. dapat berjalan di komputer PC IBM kompatibel atau PC yang tidak diproduksi oleh Apple.

Sebenarnya beberapa waktu yang lalu saya juga pernah mencoba mainan ini dan menuliskan hasilnya di blog ini, namun karena berbagai keterbatasan akhirnya hanya saya hapus dan saya ganti lagi dengan Windows XP. Pada waktu itu, Hackintosh yang saya pakai adalah Hackintosh Leopard yang dimasak oleh ToH dengan versi 10.5.

Pada waktu itu komputer masih menggunakan Pentium 4 dan menggunakan VGA on board sehingga tidak bisa menampilkan sensasi Macintosh Leopard yang seharusnya. Itu mungkin yang melatarbelakangi kemalasan saya untuk menggunakannya.

Sekarang ini, saya mencoba menggunakan release yang lebih baru yaitu versi 10.5.2 yang dimasak oleh Kalyway. Untuk mengakomodir kebutuhan perangkat keras dari Kalyway 10.5.2 saya terpaksa mengupgrade beberapa komponen PC seperti processor dan kartu VGA.

Proses instalasi berjalan mudah dan hanya memerlukan waktu kurang dari setengah jam untuk proses menyalin file dari DVD dan mengkonfigurasi sehingga Leopard dapat digunakan. Waktu booting yang diperlukan juga sangat cepat jika dibandingkan dengan Windows XP yang saya pakai. Hal ini mungkin berkaitan dengan file start up dan anti virus yang ada pada Windows XP saya.

Salah satu alasan saya mencoba Hackintosh dibandingkan dengan Linux adalah Microsoft Office. Sebagai pemakai MS Office, Hackintosh kompatible dengan MS Office karena selain dibuat untuk platform Windows, MS Office juga dibuat dalam platform Mac.

Alasan lain mungkin adalah tampilan sistem operasi Mac yang konon kabarnya sangat bagus yang menurut komentar-komentar yang saya baca di beberapa berita di internet, fitur-fitur antar muka dari Mac OS X banyak ditiru oleh Windows.

Saya belum begitu mengerti mengenai susunan sistem dan tentang bagaimana saya harus begini dan begitu apabila ada masalah karena mainan ini masih begitu baru untuk saya. Tidak seperti Windows yang apabila ada masalah saya dapat dengan segera memahami dan mencoba mencari solusi.

Perangkat lunak pihak ketiga juga tidak sebanyak yang dibuat oleh pengembang pada sistem operasi Windows, tapi yang pasti Opera 9.5 versi Mac sudah terunduh dan kemudian digunakan untuk menuliskan postingan ini :-)

Sebagaimana Mac terkenal oleh antar muka yang indah dan animatif, hal ini tentu saja memerlukan dukungan VGA yang mumpuni. Maka sangat disarankan untuk memakai VGA yang sudah mendukung untuk menjalankan Mac OS X dengan baik.

❊ Mematikan Snap Shot Pada WordPress.com
  •   ☼  June 8th, 2008

Dengan semakin banyaknya koneksi internet dan sebarannya yang semakin merata, banyak orang yang kemudian terhubung satu sama lain melalui media internet ini. Salah satu yang menjadi alat penghubung adalah blog yang saat ini tumbuh begitu subur.

Jika membicarakan blog, WordPress merupakan salah satu pemain sekaligus pilar yang ikut mendirikan dinasti blog pada abad 20 ini. Dengan mesin blognya yang diberikan secara cuma-cuma alias gratis mendorong perkembangan WordPress menjadi begitu besar dan cepat.

Ketika kemudian tidak semua orang tertarik untuk menyewa domain dan hosting untuk kemudian dipasang mesin WordPress, maka Automattic selaku pengembang mesin WordPress memberikan ruang blog secara cuma-cuma di wordpress.com.

WordPress.com menjadi sedemikian populer dan semakin menyaingi kepopuleran Blogspot selaku penyedia ruang hosting gratis yang lebih dulu ada.

Dengan antar muka yang cantik, banyaknya fitur serta kemudahan pemakaian, wordpress.com banyak menjadi pilihan bagi bloger pemula untuk turut serta meramaikan dumia blogsphere di tanah air.

Salah satu fitur yang disediakan oleh wordpress.com adalah Snap Shot yang menampilkan snapshot suatu link dalam postingan do wordpress.com.

Fitur Snap Shot ini disediakan secara default oleh wordpress.com yang artinya begitu kita membuat account baru maka fitur ini akan langsung aktif.

Pada beberapa saat, fitur ini akan tampak keren dan membantu, tapi ketika kemudian pop up snapshot halaman link terus menerus muncul ketika pointer mouse secara tidak sengaja melewati suatu link, maka hal yang tampak keren kemudian dapat menjadi hal yang amat sangat menjengkelkan.

Belum lagi jika koneksi internet sedang pada tingkat yang membutuhkan kesabaran pada level yang sangat tinggi alias koneksi lelet, fitur Snap Shot semakin memicu hasrat untuk segera meninggalkan blog yang bersangkutan.

Sebenarnya cara mematikannya fitur Snap Shot pada wordpress.com sangat mudah, hanya saja mungkin pada sebagian orang memang senang dengan fitur tersebut sehingga tidak dimatikan, atau sebagian yang lain belum mengerti cara mematikannya.

Untuk admin wordpress.com yang baru, pilihan untuk mematikan fitur Snap Shot ada pada menu Design > Extras > lalu hilangkan tanda centang pada opsi Enable Snap Shot on this blog.

Nah, gampang sekali bukan… mari segera matikan fitur Snap Shot pada wordpress.com anda :-)