Nabi dan Megawati
“Nabi saja seorang pemimpin, tapi nggak sarjana kok. Pemimpin jangan hanya dari kalangan elit saja. Itu kembali kepada rakyat. Jangan hanya politisi itu yang menguasai elit saja,” ujar Megawati.
*) ini mega yang pinter apa saya yang bego ya
March 17th, 2008 at 8:24 pm
nabi itu pemimpin jadul jadi artinya mega bisa jadi pemimpin jadul
asal hipotesis
March 18th, 2008 at 1:00 am
MEGAWATI GUOBLOK!!!!!!!!!!!
jamannya nabi mana ada titel sarjana?
TOLOL BENER SIH, TUH ORANG!!
mau menyetarakan diri dengan nabi???
nunjuk hidung ke elit politik.. padahal dia sendiri itu elit politik… dasar politikus!!!!
ckckck..
kacau bener dah kalo calon presiden kita kaya gini… ga ada yang lebih baek apa??
March 18th, 2008 at 2:13 pm
klo di jamannya nabi ada kuliahan.. Beliau bakalan laama ngga ya skripsinya ?
March 18th, 2008 at 2:29 pm
duh, speechless saya. biarlah rakyat yang memilih *padahal saya ini rakyat juga*
March 18th, 2008 at 4:39 pm
errr rakyat yg mana yg dimaksud?…
March 18th, 2008 at 5:03 pm
tapi nabi/rasul kan memiliki sifat wajib Fathonah (Pandai/cerdas), lha yang ngasih pernyataan diatas kira-kira cerdas gak ya??
kata kang wedhouz, cerdas itu bawaan lahir.
March 19th, 2008 at 11:55 am
aduh, senengya… Dik Mega cudah bica bicara….
March 19th, 2008 at 7:28 pm
Anang udah lulus S1 kan?
*ngomong apa aku ini*’
*dikaplok*
March 21st, 2008 at 11:11 am
kalo nabinya dibanding2in ama mega, bakal ada yang mencak2 gag ya
March 28th, 2008 at 10:05 am
Humm .. sekarang coba tanya lagi sama bu Megawati ..
jaman Rasulullah ada nggak pemimpin wanita ..?
Kemudian kembalikan kepada agama yang bu Mega anut .. memperbolehkan nggak ada pemimpin wanita …?? Humm . bu sebenarnya apbila anda haus kekuasaan maka ada hadits dari Rasulullah yang melarang memberikan kekuasaan kepada yang berambisi untuk menginginkannya. Coba baca Kitab Riyadhush Shalihin Jild 1 ..