Linux Mint 4 Daryna

Dalam rangka liburan kecepit yang bagi saya menjadi sangat tidak menyenangkan karena aktivitas kerja yang masih harus saya lakukan pada hari Sabtu, dengan bermodal iseng saya mencoba CD yang dipinjamkam oleh seorang teman.

Dari judul postingan ini, tentu sudah dapat diterka CD apakah yang coba saya mainkan disini. Yup, ini adalah CD program Linux Mint versi 4 yang berjuluk Daryna.

Dengan pengalaman yang belum banyak di Linux, saya pikir CD ini adalah CD installer, maka saya mencoba pada mesin Pentium III dengan memory yang hanya 128 MB, dan ternyata, destop tidak dapat ditampilkan dengan sempurna :-P

Melihat gelagat yang terjadi ketika CD dijalankan yang berupa uploading Gnome Environment dan lain-lain seperti yang pernah saya lihat pada CD live Ubuntu, maka saya kemudian berkesimpulan kalau CD Linux Mint ini adalah CD Live dimana dapat dijalankan tanpa harus diinstal terlebih dahulu ke dalam mesin komputer kita.

Maka kemudian saya pindah ke komputer yang lebih muda dengan memori 512 MB dan ternyata dapat berjalan dengan baik dan lancar. Hal ini dapat dibuktikan dengan postingan ini yang saya tulis menggunakan Gedit yang sudah terpasang pada Linux Mint.

Kesan yang saya lihat dari Linux Mint ini tidak jauh berbeda dengan Ubuntu. Hal ini dikarenakan Linux Mint adalah peranakan dari Linux Ubuntu yang sampai saat ini sudah memasuki versi 7.10 dan pada bulan April mendatang akan terbit very terbaru yaitu versi 8.04.

Dengan processor Intel Celeron 1.60 GHz serta memori 512 MB, Linux Mint Live dapat berjalan dengan cukup ringan ketika menjalankan aplikasi-aplikasi seperti Open Office, Gimp dan beberapa aplikasi lain secara bersamaan.

Linux sudah berevolusi sedemikian rupa dari mainan para maniak komputer menjadi sebuah sistem operasi dengan berbagai kemudahan seperti Windows dan tampilan antar muka yang indah dan menarik seperti Apple.

Tapi untuk saya pemakai sehari-hari Windows dan Microsoft Offce, belum menemukan padanan yang maksimal untuk dapat menggantikan peran Microsoft Office yang sampai saat ini masih mudah untuk saya pakai dalam melakukan aktivitas dengan komputer.

Baik itu dari tampilan, format, serta aktivitas pencetakan dokumen yang masih terkendala ketika menggunakan Open office di Linux.

Dalam aktivitas iseng ini, saya tidak menggunakan Linux Mint untuk melakukan pekerjaan dengan menggunakan Open Office, melakukan pencetakan dokumen atau melakukan koneksi internet, jadi saya tidak bisa menyimpulkan apa saja yang bisa dan tidak bisa dilakukan oleh Daryna ini.

2 Responses to “Linux Mint 4 Daryna”

  1. kumandigital Says:

    wee..e..e.. memilih OS dan aplikasinya tentunya berdasar kebutuhan. Dan kebutuhan setiap orang berbeda. Bukan begitu kang dhouzy.

  2. teguh Says:

    sekali fedora tetap fedora!

Leave a Reply

abraham