Imlex
Dan basah itu masih saja menyusup disela-sela retakan ketika curahan rintik bulir air itu tiada memberi jeda walau sekejap semenjak kemarin sore.
Dan basah itu masih saja menyusup disela-sela retakan ketika curahan rintik bulir air itu tiada memberi jeda walau sekejap semenjak kemarin sore.
February 7th, 2008 at 10:03 pm
gong xi fa cai
February 20th, 2008 at 10:31 am
Dear Mbah Wedus,
While reading your articles, I remember my lost village where I lived my childhood, Tegowanu Kulon.
I live in Jakarta now. Bahasa Jawa is always my attribute.
anom.sukoco@gmail.com