aarrgghh

angkasa itu membentang nak
sudahkah kau melihatnya
bahkan horizon itu
lihatlah!
horizon yang katanya melengkung
mengikuti lekuk tubuh ibu bumi
ibu yang menyusui kau dan aku
dengan susu yang keluar dari nadi
dan senandung yang membuatmu sayu
itu bukanlah tepi
sama sekali bukan
itu nisbi atas matamu

7 Responses to “aarrgghh”

  1. deep Says:

    horison adalah tepi
    tapi bukan ujung

  2. diditjogja Says:

    nisbi?
    nampaknya lebih jelas terlihat dari balik kamera ya kang?

    hehehee…kapan hunting?! gatel ki gak mencet2 lagi,wes gak ada “yang harus diselesaikan” nih…
    :p

  3. venus Says:

    puisinya bagus…selamat hari bumi…

  4. the singa laparz Says:

    hari bumi sing rak diperingati karo bumi.. mesake tenan enggane

  5. tjahaju Says:

    (^o^)>

  6. briant Says:

    plok plok plok…

  7. chocoluv Says:

    *telat macane*
    ooo kuwi pas hari bumi to?
    selamat ya? :P

Leave a Reply

david