Archive for November, 2006

ubuntu itu sudah datang di rumahku

tadi siang, paket cd ubuntu yang saya pesan akhirnya datang. ini kali kedua saya mengirimkan dan mendapatkan permintaan cd ubuntu dan yang kedua ini adalah ubuntu versi 6.06. saya belum tahu akan saya apakan cd-cd ini, tapi yang jelas saya akan mulai njajal dengan terlebih dahulu melenyapkan fedora core 4 yang sudah terlebih dahulu terinstall di komputer.

amplop

untuk paket kiriman cd kali ini, saya mendapatkan 10 buah cd yang terdiri dari 8 cd untuk pc dengan arsitektur 32 bit, 1 cd untuk pc dengan arsitektur 64 bit dan 1 buah cd untuk sistem operasi mac dari apple dan 8 buah sticker. hanya saja kalau dulu tiap wadah berisi 2 cd yang masing-masing 1 cd installer dan 1 live cd, kiriman kedua ini hanya berisi 1 cd untuk masing-masing wadah.

cd's

seperti kiriman paket cd ubuntu yang terdahulu, kali inipun saya hanya membayar 3000 rupiah sebagai ongkos bungkus ulang menggunakan plastik yang kemudian diikat menggunakan tali kasur dan disegel dengan segel timah.

paket

saatnya untuk membagi-bagikan ubuntu ke teman-teman ;-)

so… how’s life?

hidup itu hanyalah sesuatu yang pasif, tidak bertindak dan tidak pula berinisiatip. dia hanya diam menunggu tanpa pernah peduli bahwa dirinya akan terbengkalai dan terabaikan oleh waktu yang terus bergulir mengelilinginya.

hidup adalah komponen tambahan dalam siklus manusia. dia memberikan kesempatan kepada kita untuk melihat dunia sesuai dengan pilihan kita untuk menikmati atau menyesali karena pernah mendapatkannya.

hidup adalah hidup, entah bagaimana kita menanyakannya. dia saat ini sedang bersama kita dan ada saat dimana dia akan pamit pulang untuk kembali kepada yang membuatnya.

hidup itu seperti yang kita rasakan. baik atau buruk, senang atau susah, bersama atau sendiri, ramai atau sepi, kita yang membuatnya seperti itu dan dia akan dengan senang hati menjadi apa yang kita ingin lakukan terhadapnya.

kita manusia. pilihan akan hidup itu ada pada kita. hanya masalah bagaimana kita ingin menjadi apa dan bagaimana.

temanggung

beberapa minggu ini, aktivitas paling populer saya sementara diduduki oleh kegiatan nglayap. setelah nglayap hari minggu dan hari jumat pagi kemarin, minggu ini saya nglayap lagi dengan rute yang berbeda.

karena tidak direncanakan sebelumnya, maka waktu keberangkatan juga agak siang dan akhirnya saya putuskan untuk memakai rute yang tidak terlalu jauh.

tujuan kali ini adalah temanggung dengan rute sebagai berikut :

semarang - ungaran - bandungan - sumowono - kaloran - temanggung - parakan - ngadirejo - muntung - candiroto - bejen - sukorejo - singorojo - boja - mijen - semarang

berangkat dari rumah jam 10.30, saya bermaksud untuk santai-santai saja selama perjalanan sambil melihat-lihat keadaan dan pemandangan.

karena hari minggu, rute di daerah bandungan cukup padat karena banyak sekali mobil dan motor yang mungkin pingin rekreasi selain jalannya yang sempit.

lepas dari bandungan dan mulai masuk sumowono, jalan relatif sepi karena mayoritas kendaraan yang saya temui semala perjalanan bawen - bandungan hanya sampai di pasar bandungan dan mengambil arah ke kanan atau semarang.

pemandangan di sumowono

dari sumowono, kaloran sampai temanggung jalannya sangat sepi, halus dan berkelok-kelok serta naik turun, tipikal jalan pegunungan lah pokoknya. hanya saja karena halus dan sepi maka dapat dilalui dengan santai dan cepat.

mesjid di kaloran

sampai di temanggung yang terlintas di pikiran saya adalah mencari makan karena sejak berangkat saya belum makan. maka saya lalu mblusuk-mblusuk kesana kemari karena tidak tahu kota temanggung dan banyak sekali polisi berkeliaran dan banyak jalan yang ditutup.

tanpa diduga dan tanpa saya nyana, ternyata sedang ada parade yang saya sendiri kurang tahu untuk memperingati apa parade tersebut.

parade di temanggung

setelah makan di daerah alun-alun kota temanggung, saya lalu melanjutan perjalanan yang saya rencanakan yaitu ke arah parakan untuk kemudian mengambil rute ke utara menuju weleri.

sampai di daerah bejen, saya urung menuju weleri karena mendung sudah menggelayut dan saya tidak membawa persiapan dan perlengkapan jika keadaan berubah menjadi hujan. maka saya putuskan untuk mengambil rute ke boja dengan melalui tempat wisata curug sewu, sekalian mau tilik bayi seorang teman yang tinggal di boja.

sampai di daerah singorojo, saya sempat mengambil poto dari atas jembatan

sungai di singorojo

sampai di boja sempat jagongan beberapa jam sampai kemudian saya pamit pulang dan sampai rumah jam 6 sore.

halal bihalal loenpia.net

setelah beberapa kali ikut pertemuan yang diadakan oleh komunitas loenpia.net, ini kali pertama saya sempat untuk menuliskannya di blog. pertemuan kali ini yang mempunyai tema halal bihalal rencananya akan diadakan di taman hiburan wonderia namun berdasarkan konfirmasi sms dari pak bozz diinformasikan kalau pertemuan diadakan di daerah simpang lima.

karena satu-satunya tempat ngècèng, beredar, kongkow, dolanan, jajan, lèyèh2, ngamen, nggolèk2, malak, nyopet di semarang adalah di simpang lima, maka pada malam minggu suasananya sangat ramai karena orang semarang hampir semuanya tumplek blek jadi satu seperti pindang dan pèpès (bukan pepeng lho ya!) di simpang lima.

ada beberapa point yang dibahas dan saya tidak begitu mudeng alias dong karena saya datangnya terlambat dan hanya mudeng kalo saya masih utang cicilan kaos sama si nia dan tujuan utama saya datang ya untuk mbayar cicilan kaos tersebut, biar tidak terbawa2 mimpi karena kalo tiap hari mikir (utang sama) si nia bisa2 saya digampar si yogie :-P
btw, sukses selalu untuk loenpia.net dengan segala aktifitas yang telah teragenda dan aktifitas lain yang akan datang. saya hanya bisa nunut ngandul dalam kereta yang saat ini sedang berakselerasi ini karena aktifitas dan kesibukan yang harus saya penuhi.

tambalan :
atas permintaan pak bozz, maka beberapa potonya saya upload dan dapat dilihat disini

banyubiru

karena tidak ada y!m untuk dilihat dan ditunggui berjam-jam, hari jumat pagi kemarin saya menyempatkan jalan-jalan. kali ini arah yang saya tuju adalah daerah ambarawa dan sekitarnya yang pastinya sangat dingin di pagi hari.

berangkat jam 4.30 pagi karena dibangunkan alarm henpon, saya menyusuri jalan yang masih gelap namun sudah banyak aktifitas kendaraan berat seperti truk dan bis.

sampai di ambarawa, suasananya masih berkabut dan karena saya anak pesisir, maka udaranya saya rasakan sangat dingin menusuk daging.

ambarawa

dari ambarawa, perjalanan saya teruskan ke daerah banyubiru

banyubiru

lalu menyusuri jalan di daerah muncul

muncul

dan akhirnya sampai di salatiga

salatiga

dari salatiga langsung pulang dan mampir dulu untuk njajan kacang ijo.
sampai di rumah, mandi lalu kerja lagi…