ramadhan hari 27

setelah beberapa hari pikiran ini dipaksa bekerja dan diperas dengan sangat keras untuk memikirkan, mengerjakan dan berusaha menyelesaikan pekerjaan yang seakan-akan tiada henti-hentinya bermasalah, pikiran ini sudah mulai bisa diajak sedikit kendo.

saya sudah mulai bisa gojèk lagi tanpa harus mikir kerjaan yang ini gimana, saya sudah bisa lagi serius tapi tetep guyon sembari berpikir kalau kerjaan yang itu sebenarnya belum klar 100 persen.

ibadah bulan ramadhanpun menjadi terlunta-lunta lantaran kurang disiplinnya diri ini mengatur waktu antara kapan harus mumet mikir kerjaan dan kapan harus berserah untuk beribadah.

saatnya menata kembali waktu yang berserakan itu untuk kemudian merangkainya menjadi alur yang dapat menuntun diri ini untuk semakin berserah dan ikhlas kepada yang maha esa di hari-hari terakhir di bulan ramadhan tahun 1927 hijriyah.

banyak pelajaran yang bisa saya dapatkan dari semua tekanan ini, dan untuk itu saya berterima kasih sekali kepada semua pihak, baik yang diatas sana maupun yang ada bersama-sama dengan saya dibawah sini.

karena sudah bisa agak santai, iseng-iseng saya blogwalking ke beberapa blog langganan. saya ketik iseng-iseng karena biasanya saya menikmati blog lewat rss reader, jadi karena keisengan tersebut saya dapat menikmati isi blog sekaligus design blog yang semakin hari semakin beragam dengan banyak fitur-fitur baru yang membuat loading halaman menjadi tambah berat :-P
blog pada hari-hari terakhir ramadhan ini banyak diisi oleh tulisan tentang mudik dan ucapan selamat lebaran sementara komentar banyak diisi oleh ucapan yang pokok intinya adalah mohon maaf lahir dan batin untuk segala kesalahan dan kekhilafan yang pernah diperbuat.

beberapa ucapan maaf lahir batin tersebut yang disertai modifikasi kata-kata agar tampak indah, berliris, dan puitis juga sudah mulai mendatangi kotak sms henpon butut saya. hal ini mengingatkan saya pada sebuah artikel (atau tulisan blog) tentang bagaimana banyak orang tiba-tiba menjadi pujangga dadakan lewat ucapan-ucapan yang indah lewat sms :-)
saya sendiri malah belum mengucapkan, memberikan, membuat ucapan selamat lebaran atau mohon maaf kepada saudara, sahabat, rekan dan teman.

saya juga belum sempat membuat ucapan yang akan saya kirimkan, mungkin kalau saatnya sudah tiba nanti saya akan memberondongkan ucapan tersebut secara serentak untuk sekalian ikut mencoba keampuhan operator selular dalam menangani lalu lintas sms yang meningkat drastis pada saat lebaran. kecepatan koneksi internetpun menurun drastis dibandingkan hari-hari yang sebelumnya ketika membuat postingan ini.

kepada semuanya, selamat menjalankan ibadah di hari-hari terakhir bulan ramadhan ini. semoga segala keberkahan di hari-hari terakhir ramadhan ini dapat kita raih untuk dapat semakin mempertebal keimanan kita semua.

untuk rekan-rekan yang mudik, selamat menikmati perjalanan, hati-hati selama perjalanan dan selamat menikmati kebahagiaan berkumpul dengan keluarga setelah sekian lama merantau atau berpisah dengan dengan mereka.

2 Responses to “ramadhan hari 27”

  1. chocoluv Says:

    aku saiki nganggo gugle rider lo :P tapi kok rodo ra mutu yo? :P

  2. boku_baka Says:

    Kalo aku pake Feedreader 3.05

    *halah malah pada salah fokus ki komene*

Leave a Reply

jonah