rindu
bagi saya, bulan ramadhan selalu terasa berbeda dengan bulan ramadhan sebelum-sebelumnya. yang saya rasakan adalah semakin berkurangnya aktivitas serta rutinitas keagamaan yang dulu pernah saya rasakan dan alami.
saya bukan orang yang religius, tapi ketika saya kecil, ramadhan menjadi saat dimana saya keliling kampung sambil klothekan untuk membangunkan orang-orang untuk bersahur, menyalakan mercon ketika habis subuhan dan lalu dolan sampai kemudian matahari terbit.
menjelang buka, aktivitas di masjid juga banyak, seperti buka bersama dan pengajian sampai kemudian waktu isya’ tiba dan dilanjutkan dengan sholat tarawih. pada waktu itu sholat tarawihpun sangat meriah dengan berjubelnya ma’mum yang mengisi masjid sampai-sampai harus menggelar tikar di halaman masjid dan bahkan sampai ke jalan.
acara televisi juga diisi dengan berbagai hal yang berbau agama dan lagu-lagu islami. yang paling menonjol adalah grup bimbo yang selalu hadir mengisi hari-hari di bulan ramadhan dengan lagu-lagu islaminya.
tapi sekarang beda…
saya tidak tahu apakah itu efek umur yang ditambahkan kepada saya setiap tahunnya atau memang aktivitas ramadhan semakin surut seiring bertambahnya jumlah angka tahun di kalender kita.
sudah jarang sekali saya temui kegiatan membangunkan sahur keliling kampung dan suara-suara mercon yang merdu membahana :-P. yang bertambah justru aktivitas kongkow2 menunggu pagi tiba, apalagi kalau hari sabtu dan minggu.
menjelang buka, yang banyak dilakukan hanya aktivitas di dalam rumah untuk berbuka dan sholat maghrib. sholat isya’ dan tarawih di masjid yang dulunya berjubel-jubel semakin tahun semakin terasa lowong karena semakin surutnya peserta.
acara televisi yang katanya hanya mengikuti tren, juga diisi oleh acara yang seragam. pada tahun ini banyak diisi oleh ceramah berjamaah uztad-uztad muda. kalau ramadhan tahun-tahun yang lalu saya masih bisa sayup-sayup mendengarkan lagu-lagu islami bimbo di televisi, pada tahun ini saya sudah tidak lagi menemui.
saya tidak tahu apakah bimbo sudah pensiun untuk tampil di televisi, tapi yang jelas, lagu-lagu mereka masih sangat uenak didengarkan bahkan sampai sekarang.
Rindu kami padamu ya rasul
rindu tiada terperi
berabad jarak darimu ya rasul
serasa dikau di sini
cinta ikhlasmu pada manusia
bagai cahaya suarga
dapatkah kami membalas cintamu
secara bersahaja
rindu kami padamu ya rasul
rindu tiada terperi
berabad jarak darimu ya rasul
serasa dikau di sini
cinta ikhlasmu pada manusia
bagai cahaya suarga
dapatkah kami membalas cintamu
secara bersahaja
rindu kami padamu ya rasul
rindu tiada terperi
berabad jarak darimu ya rasul
serasa dikau di sini
bisa didonlot di sini
October 4th, 2006 at 7:59 pm
kok bisa2nya ada yang bilang suara mercon itu merdu?
saya benci mercon! apalagi kalo ada di tengah jalan pas saya lagi naek motor :((