lelap

aku hanya berharap damai di hati ketika aku memejamkan mata ini
dan ketika pagi hari nanti, ketika sang surya menyinari pertiwi
aku masih diberi kesempatan untuk merasakan hidup lagi
hidup sejati serasa di mana aku tidak akan bangun lagi
dan hidup fana di mana aku tidak akan pernah menikmati mati

One Response to “lelap”

  1. sahrudin Says:

    apa kabar, mas? baik, sehat, bahagia? ok deh. damai selalu saja ya…

    matur sembah nuwun atas kunjungannya
    saya baik-baik, sehat dan masih tetep bahagia
    saya harap sampeyan juga merasakan hal yang sama :-)

Leave a Reply

isaac